Berbagai macam sifat dan karakter manusia seringkali menimbulkan kebingungan dalam menghadapi orang lain. Apapun bidang yang Anda geluti, hal ini akan selalu terjadi. Melihat adanya problem yang terjadi tersebut,  Improvement Focus® menggagas sebuah program pelatihan karyawan dengan judul pelatihan karyawan How To Handle Difficult People (HTHDP). Sebuah pelatihan karyawan yang di dalamnya kita bisa belajar, bukan untuk mengubah seseorang agar menjadi apa yang kita inginkan, melainkan bagaimana cara untuk memahami dan menghadapi dengan tepat jika bertemu dengan orang yang “tidak sesuai” dengan kita. Karena, istilah “tidak sesuai” itu muncul akibat belum menemukan cara yang tepat untuk menghadapinya.

Training karyawan How To Handle Difficult People (HTHDP) sudah sukses berkali-kali digelar bersama trainer Improvement Focus® yang sangat berpengalaman di berbagai bidangnya, yaitu oleh Bapak Frikke Angga Kusuma yang merupakan Direktur sebuah perusahaan Jepang dengan 7500 pegawai. Selain itu, Beliau juga memegang lisensi NLP Practitioner, QCC Trainer dan Manufacturing Practitioner.

Proses pelatihan karyawan HTHDP tidak membuat peserta mengantuk apalagi malas mendengarkan isi materi pelatihan karyawan menghadapi orang yang sulit. Justru mereka sangat antusias, Para peserta pelatihan karyawan sangat menikmati setiap sesi materi pelatihan karyawan sdm dan mereka sangat aktif mengajukan pertanyaan seputar orang-orang sulit yang pernah mereka hadapi.

Indikator pelatihan karyawan HTHDP berisikan tentang bagaimana mengenali tipe atau karakter manusia, bagaimana cara berkomunikasi yang efektif, NLP (Neuron Linguistic Program) dan bagaimana cara menghadapi orang yang sulit. Tentunya dengan diselingi games-games yang sangat seru yang bisa membuat peserta lebih bersemangat mengikuti sesi demi sesi. Karena kami, Improvement Focus® memiliki metode pelatihan karyawan “We Do Simplify Training” yaitu membuat cara pelatihan karyawan menjadi lebih mudah dimengerti dan mendapatkan manfaat pelatihan karyawan setelah mengikuti program pelatihan dan pengembangan karyawan yang diadakan.

 

Istilah new normal saat ini tengah ramai diperbincangkan. New normal dikatakan sebagai cara hidup baru di tengah pandemi virus corona yang angka kesembuhannya makin meningkat. New Normal  adalah sebuah kondisi dari dampak krisis global, dimana semua sektor di dunia termasuk perusahaan membiasakan diri atas fenomena baru terhadap situasi yang terjadi. Bagaimana cara perusahaan menghadapi new normal? Berikut ulasannya

Beralih Kepada Teknologi

Perusahaan harus membuat saluran digital untuk pelanggan dan memastikan infrastruktur IT mereka cukup kuat untuk mengatasi tantangan. Transformasi digital harus melayani kebutuhan pelanggan dan karyawan baru, misalnya meningkatkan pengambilan keputusan berdasarkan data dan ketersediaan data, pelatihan karyawan jarak jauh, dan peningkatan pembelian peralatan perlengkapan melalui e-commerce.

Menjamin Kesehatan Karyawan 

Perusahaan harus bisa meyakinkan karyawan tentang keselamatan dan menemukan cara memotivasi karyawan untuk kembali bekerja setelah Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) . Hal ini bisa dilakukan dengan peningkatan tes kesehatan karyawan, pendesainan ulang ruang kerja, penyediaan sanitasi yang baik, dll. Perusahaan juga dapat meyakinkan karyawan dengan  menekankan kepedulian mereka terhadap kesejahteraan.

Pelatihan Karyawan Online

Perusahaan dapat mencari cara untuk mengoptimalkan bakat terpendam karyawan dengan melakukan pelatihan dan pengembangan karyawan. Bakat baru akan sangat bermanfaat dalam proses bisnis yang ada. Program pelatihan karyawan dapat dilakukan secara online dari jarak jauh. Training karyawan jarak jauh dapat menggunakan software yang menghubungkan karyawan satu dengan yang lain saat proses pelatihan karyawan.

Masuk Kantor Bergantian

Salah satu hal paling penting dan efektif yang dapat adalah model hibrida, di mana sebagian karyawan akan bekerja di kantor dan beberapa lainnya bekerja dari rumah sesuai dengan shift yang berlaku. Dengan demikian, perusahaan akan mengurangi risiko tertular COVID-19 di tempat kerja

Menyesuaikan proyeksi bisnis

Penyesuaian proyeksi oleh perusahaan penting dilakukan apabila tidak ingin merugi. Mengingat wabah ini telah menyebabkan dampak buruk bagi mayoritas keuangan perusahaan. Karena itu berbagai cara meningkatkan profit perusahaan perlu dilakukan

Tahukah kamu, bahwa workshop tidak sama dengan seminar? Perbedaannya ada pada keaktifan peserta, di mana peserta dari seminar bersifat lebih pasif dan hanya mendengarkan saja, sedangkan peserta workshop lebih aktif.

Macam-macam workshop ada 2, yaitu workshop dengan pelatihan langsung dan workshop berbentuk diskusi. Contoh acara workshop pelatihan langsung misalnya workshop bisnis, melukis, merangkai bunga, menulis, desain, dan lain sebagainya. Sedangkan workshop diskusi contohnya yaitu workshop ilmu marketing tentang alat pemasaran.

Selain itu workshop pada umumnya memiliki peserta lebih kecil agar proses pembelajaran lebih efektif. Terkadang workshop juga dilakukan dalam waktu yang lama, hingga berhari-hari dengan pembahasan dan praktik yang lebih banyak.

Selain pelatihan karyawan, mengikuti workshop juga bermanfaat untuk sebagai cara meningkatkan produktivitas kerja. Diantaranya,

  1. Menambah Skill dan Wawasan

Workshop yang lebih berbentuk diskusi dapat memberikan kesempatan untuk bisa bertukar pikiran dengan peserta lain, sehingga menambah wawasan serta sudut pandang baru.Sedangkan skill atau kemampuan, bisa didapatkan dengan paktik secara langsung. Ilmu yang dipraktikkan secara langsung biasanya lebih mudah dikuasai dibandingkan dengan ilmu yang hanya berupa materi.

  1. Bertemu dengan Ahli di Bidangnya

Pemateri atau orang yang memberikan materi dalam acara workshop tentu bukanlah orang sembarangan,biasanya adalah pakar dan profesional di bidang yang berkaitan dengan topik workshop tersebut. Ahli dan profesional yang memiliki pengalaman banyak akan membantu mendapatkan ilmu yang tidak bisa didapatkan di tempat lain.

  1. Menambah Networking

Manfaat mengikuti workshop tentunya dapat menemukan teman baru yang memiliki minat dan keahlian di bidang yang sama. Hal tersebut dapat menambah networking atau jaringan.

  1. Mencoba Bidang Baru

Workshop dengan tema lain juga sangat bermanfaat jika diikuti. Misalnya saja workshop melukis atau make up, yang dapat membantumemiliki keahlian bahkan hobi baru. Selama itu positif, mengikuti workshop dengan tema yang beragam bisa membuat kita memiliki lebih banyak skill.

  1. Menambah Ilmu Ketika Ingin Pindah Karier

Tidak semua orang memiliki karier dan jurusan kuliah sesuai dengan minat kerja. Hal itu bisa diatasi dengan mengikuti program pelatihan karyawan dan juga workshop yang bisa membantu mendapatkan skill baru sesuai minat kerja. Bahkan beberapa workshop memberikan sertifikat kepada peserta yang bisa digunakan untuk melamar pekerjaan baru.

  1. Membuka Kesempatan untuk Usaha Baru

Tidak hanya sebagai karyawan atau calon karyawan saja, workshop juga sangat berguna bagi yang ingin memulai sebuah usaha. Materi atau topik dari sebuah workshop sendiri beragam dan tidak hanya seputar bisnis saja.

Apakah hal ini terjadi dalam bisnis Anda?

– Karyawan yang tidak peduli dengan kondisi tempat kerja
– Karyawan yang tidak disiplin dalam waktu
– Karyawan tidak peduli terhadap masalah yang terjadi di area kerja
– Karyawan tidak mau melakukan perbaikan di tempat kerjanya
– Karyawan tidak mengungkapkan masalah yang terjadi di area kerjanya
– Karyawan tidak bisa mencari solusi sendiri terhadap permasalahan yang terjadi di area kerjanya
– Karyawan terlalu tergantung kepada leader ataupun atasan untuk mengambil keputusan di tempat kerja
– Karyawan tidak peduli dengan mesin yang sudah mulai menunjukkan ketidaknormalan dan kerusakan
– Karyawan tidak peduli terhadap material sisa dan biaya produksi dari perusahaan
– Komunikasi yang buruk antar departemen
– Tidak ada motivasi dalam diri karyawan
– Karyawan terlihat sangat sibuk dalam pekerjaan tapi tidak paham terhadap target yang menjadi tanggung jawabnya

Sebagai pemilik bisnis tentunya selalu bertanya bagaimana cara meningkatkan produktivitas kerja dan juga cara meningkatkan profit perusahaan? Penerapan Lean adalah solusinya! Lean  telah berhasil di banyak perusahaan dalam merubah budaya organisasi. Kehebatan Lean ini telah dibuktikan oleh berbagai macam industri,  tidak hanya terbatas di perusahaan Jepang, tetapi perusahaan di US, Eropa.

Konsep Lean menggabungkan antara merubah mindset orang dan merubah lingkungan kerja. Dari sisi orang, ditanamkan nilai tentang bagaimana untuk bekerja dengan benar dan efisien dalam rangka menghilangkan waste (aktifitas yang tidak memberi nilai tambah), sehingga setiap orang memiliki persepsi yang sama tentang pola pikir yang berorientasi pada efisiensi.

Dan yang terpenting, nilai lebih dari Lean dalam merubah budaya organisasi bukan hanya mencoba mengubah mindset orang saja, karena meskipun cara berpikir sudah benar tapi kalau lingkungan tidak mendukung, maka tindakan yang terlihat akan menyimpang dari mindset yang ditanamkan

Manfaat yang dicapai oleh implementasi Lean sangat besar. Lean bertujuan untuk menciptakan efisiensi di segala lini. Proses produksi yang sangat cepat, kualitas produk yang lebih baik, jumlah material sisa yang menurun, produksi yang lebih fleksibel dalam meresponse order, setup mesin yang lebih cepat, jumlah downtime mesin yang lebih sedikit, biaya produksi yang lebih rendah, biaya maintenance yang lebih rendah, inventory yang rendah, working capital lebih minim, standard kerja yang sama untuk semua operator, operator yang memiliki kompetensi multi skill, karyawan yang lebih bersemangat dalam bekerja, meningkatkan kepuasan bekerja, serta lingkungan kerja yang lebih bersih, tertata rapi, aman dan nyaman.

Penerapan lean ini bisa dipelajari, banyak lembaga pelatihan karyawan yang menawarkan program pelatihan karyawan tentang lean system. Tinggal Anda sebagai pemilik usaha mau mempelajarinya dan menerapkannya dalam perusahaan Anda.

Bila diperlukan Anda bisa memilih menggunakan jasa konsultan bisnis dalam pendampingan penerapan lean system. Banyak cara untuk memajukan perusahaan, tinggal bagaimana dari pemilik bisnis sendiri mau membawa kemana arah bisnis nya dan mau merubah mindset yang ada.

Selama pandemi corona dan work from home tentunya kadang menimbulkan kejenuhan, salah satu cara mengusir kejenuhan selama physical distancing adalah dengan membaca buku. Manfaat yang di dapat dari membaca buku antara lain selain menambah ilmu pengetahuan dan stress therapy, juga bisa menjadi salah cara meningkatkan produktivitas kerja. Nah, buku bisnis berikut bisa dijadikan refensi untuk menambah ilmu selama masa pandemi ini

Think and Grow Rich – Napoleon Hill

Buku ini menjadi salah satu buku bisnis terbaik yang paling direkomendasikan oleh pengusaha, terutama pengusaha sukses. Buku ini dapat membantu setiap orang untuk menentukan tujuan secara spesifik dan kemudian menetapkan strategi yang matang dalam mencapainya, diiringi dengan dasar kemauan yang kuat.

“The starting point of all achievement is DESIRE. Keep this constantly in mind. Weak desire brings weak results, just as a small fire makes a small amount of heat.”— Napoleon Hill, Think and Grow Rich

9 Pemborosan yang Membunuh Profit – Reza Rifanto

Dalam buku ini Coach Reza mencoba menuliskan semua hal terkait pemborosan yang masih sering dilakukan para pelaku bisnis yang justru harus dihindari. Menghindari pemborosan adalah upaya real yang langsung dapat menekan biaya, dalam memproduksi suatu barang / jasa sehingga konsumen terhindar dari biaya yang tidak mereka rasakan manfaatnya. Dengan gaya bahasa bertutur yang ringan, bahasan tentang berbagai pemborosan yang harus dihindari ini, tidak terasa sebagai bacaan yang serius. Kita seperti membaca dongeng dengan muatan isi yang sangat penting diperhatikan bagi kita selaku praktisi bisnis agar mampu beroperasi secara Lean dan memuaskan pelanggan kita tanpa membebani dengan biaya yang tidak selayaknya kita bayar dan tentunya cara meningkatkan profit perusahaan.

“Meskipun dana perusahaan terbatas, tetapi ada cara-cara agar kita dapat tetap kompetitif dengan kompetitor yang lain, oleh karena itu penting sekali kita memahami prinsip-prinsip pemborosan” – Reza Rifanto, 9 Pemborosan yang Membunuh Profit

Start with Why: How Great Leaders Inspire Everyone to Take Action – Simon Sinek

Jiwa kepemimpinan sangat diperlukan sebagai bagian dari karakter pengusaha sukses dan bagaimana bisnis akan sukses bila dipimpin oleh pemimpin yang baik. Simon Sinek menekankan kepemimpinan dan bagaimana cara menjadi pemimpin yang baik. Simon menggunakan beragam contoh nyata dan menjelaskan bahwa pemimpin yang hebat memiliki satu kesamaan; mereka mulai mengejar passion dengan menanyakan “kenapa?”. Pertanyaan-pertanyaan yang dimulai dengan ‘kenapa’ akan selalu membutuhkan jawaban rasional, sehingga mendorong setiap orang untuk memahami alasan yang masuk akal.

There are only two ways to influence human behavior: you can manipulate it or you can inspire it.”— Simon Sinek, Start with Why: How Great Leaders Inspire Everyone to Take Action

Rich Dad, Poor Dad – Robert Kiyosaki

Apa yang ditekankan Robert Kiyosaki dalam buku ini akan sangat mempengaruhi pemikiran Anda untuk memperbaiki cara mengelola keuangan yang selama ini mungkin masih amburadul dan juga pemikiran yang melihat aset yang menguntungkan dan aset yang hanya menghasilkan ‘pengeluaran’. Robert Kiyosaki juga memberikan pesan lewat buku ini agar “jangan membeli barang mewah sebelum Anda berhasil menciptakan aset yang mampu menutupi biaya barang mewah tersebut”.

“The single most powerful asset we all have is our mind. If it is trained well, it can create enormous wealth in what seems to be an instant.”— Robert T. Kiyosaki, Rich Dad, Poor Dad

Membangun Sistem Training Standart Internasional – Reza Rifanto

Banyak pertanyaan yang timbul dalam dunia usaha terutama dalam pengembangan tim, seperti memberikan pelatihan karyawan namun tidak memberikan dampak yang berarti bagi perkembangan perusahaan. Program pelatihan karyawan akhirnya menjadi suatu pengeluaran bagi perusahaan. Sebagai business owner maupun leader tentu kita merasa waspada terhadap perkembangan kompetisi yang semakin ketat ini. Dari pengalaman-pengalaman tersebut, ternyata Coach Reza menemukan strategi pengembangan yang efektif. Penulis memaparkan mulai dari apa penyebab-penyebab tidak terjadinya pengembangan karyawan secara efektif, hingga strategi-strategi yang dapat langsung digunakan untuk mengatasi permasalahan tersebut

“Bangunan megah bisa dibangun, mesin canggih bisa dibeli, tetapi semua itu tidak akan bisa bertahan lama apabila perusahaan tidak memiliki SDM yang kompeten” – Reza Rifanto, Membangun Sistem Training Standart Internasional