Untuk meraih kesuksesan dalam karir, kita harus berusaha menjadi karyawan terbaik. Dengan cara ini, kamu dapat menonjol di antara rekan kerja yang lain dan dapat meningkatkan peluang kerja yang ada. Misalnya, karyawan yang baik cenderung mendapatkan promosi, kenaikan gaji, umpan balik positif, dan fasilitas kerja tambahan lainnya. Dalam panduan ini, Lister akan menjelaskan seperti apa bentuk karyawan yang baik sekaligus berbagi saran tentang bagaimana menjadi karyawan yang baik.

 

Karyawan yang baik adalah seseorang yang dapat dipercaya oleh manajemen untuk melakukan pekerjaan dengan baik. Mereka bekerja untuk mencapai tujuan perusahaan dan datang ke tempat kerja dengan persiapan setiap hari. Selain menjadi pekerja keras, karyawan yang baik juga tahu bagaimana memperlakukan atasan dan rekan kerja mereka dengan hormat. Mereka membantu mempromosikan budaya perusahaan yang sehat dan mendorong orang lain untuk sukses. Umumnya, karyawan yang baik sangat dihargai oleh atasan dan rekan kerja mereka.

 

Berikut cara untuk membantu meningkatkan upaya kamu menjadi karyawan yang baik:

  1. Patuhi pedoman perusahaan.
  2. Bekerja menuju tujuan perusahaan.
  3. Perlakukan semua orang dengan hormat.
  4. Gunakan upaya terbaik yang bisa kamu beri.
  5. Menjadi ahli dalam pekerjaan yang kamu tangani.
  6. Tawarkan nilai ke tempat kerja kamu.
  7. Fokus pada solusi.
  8. Terbuka untuk berubah.
  9. Mengakui kesalahan.
  10. Membangun hubungan.

 

Demikian hal – hal mengenai cara menjadi karyawan teladan yang perlu kamu ketahui. Bila kamu membutuhkan bantuan untuk mengatasi masalah di perusahaan kamu?  Semua itu bisa kamu dapatkan dengan mengikuti training and development program di Focus Improvement. Hubungi kami melalui telepon ke 0818-8188-99919 atau 0878-4169-6118 untuk mendapatkan saran program pelatihan kepemimpinan sesuai kebutuhan organisasimu.

Memulai sebuah bisnis restoran memang memiliki tantangan tersendiri. Salah satu kunci keberhasilan dari bisnis restoran terlihat dari keluhan konsumen yang merasa senang dan datang kembali membawa teman-temannya. Maka dari itu, untuk memastikan bisnis restoran ini dapat berjalan memang dibutuhkan seluruh tim mulai dari manajemen sampai staf harus berkomitmen dalam kepuasan konsumen.

 

Berikut ini beberapa keluhan konsumen pada bisnis restoran yang sering terjadi yang perlu kamu ketahui:

  1. Daftar Menu Tidak Ada Gambar dan Cantum Harga

Tidak ada salahnya dalam membangun bisnis restoran tentunya juga memastikan foto menu yang ingin dijual dan dihidangkan dapat menarik selera customer untuk membelinya serta memiliki kesesuain harga. Coba untuk menggunakkan jasa fotografer dan editor photo food promo yang proper sehingga tidak hanya mampu menarik customer, tetapi juga mampun meningkatkan penjualan makanan pada restoran

 

  1. Restoran Tidak Bersih, Peralatan Makan yang Kotor

Salah satu keluhan konsumen lainnya yang umum sering ditemukan adalah konsumen menemukan benda asing di dalam makanan seperti serangga, rambut, pecahan batu, serabut pembersih, dan lainnya. Faktor kebersihan bisa disebabkan beberapa faktor seperti kurangnya quality control dari bagian dapur sebelum makanan diantar ke meja konsumen.

Serta, sistem pencucian peralatan dan bahan masakan yang kurang baik dari dapur. Keluhan konsumen mengenai kebersihan makanan memang jarang diperhatikan oleh pemilik restoran.

Apalagi kalau pemilik restoran yang hanya berpikir bisnis saja, tanpa perhatikan faktor kesehatan makanan yang dijual. Restoran yang tidak bersih termasuk mencerminkan kalau pemilik restoran tidak rajin dalam mengontrol ditambah anak staff cuek.

 

  1. Rasa Makanan Tidak Standar dan Konsisten

Hal yang dicari oleh konsumen saat mengunjungi tempat makan adalah bisa menikmati rasa makanan yang memuaskan mereka. Tidak hanya menjual suasana tempat makan, namun rasa makan di nomor duakan. Rasa makanan yang tidak standar bisa mengakibatkan makanan menjadi terlalu manis, terlalu asam, bahkan tidak ada rasa yang membuat konsumen senang.

 

  1. Pesanan Makanan Salah Antar

Tentu kalian juga pernah mengalami bagaimana ketidaksiapan waiter dalam mengantar makanan. Bisa jadi beberapa kali waiter mengantarkan makanan yang keliru. Waiter bisa saja tidak fokus saat kerja sehingga salah mengantar pesanan ke meja tamu. Akhirnya pesanan makanan kita jadi lebih lama keluar, apalagi kalau meja tamu tidak dilengkapi dengan nomor meja sehingga sulit dihafal oleh waiter yang masih baru.

 

  1. Staff Tidak Ramah

Hospitality dalam bisnis kuliner merupakan hal utama. Tak jarang orang bisa beralih ke tempat lain karena merasa hospitality yang didapat kurang ramah dan nyaman. Entah karena karyawan yang mungkin cukup lambat buat melayani tamu di meja tertentu. Tamu yang dibuat harus menunggu terlalu lama, akhirnya merasa kesal karena merasa tidak mendapat pelayanan maksimal.

 

Demikian hal – hal mengenai 5 komplain customer di restoran yang perlu kamu ketahui. Bila kamu membutuhkan bantuan untuk mengatasi masalah di perusahaan kamu?  Semua itu bisa kamu dapatkan dengan mengikuti training and development program di Focus Improvement. Hubungi kami melalui telepon ke 0818-8188-99919 atau 0878-4169-6118 untuk mendapatkan saran program pelatihan karyawan & program pengembangan perusahaan sesuai kebutuhan bisnismu.

Ayo Berlomba Menjadi Karyawan Andalan Perusahaan

 

Sebagai wanita karir, membagi waktu antara pekerjaan dan urusan rumah tangga tentu menjadi tantangan tersendiri. Padahal perjalanan membuka usaha atau bisnis merupakan perjalanan panjang yang membutuhkan tekad.

Namun, urusan rumah tangga juga tidak bisa disepelekan begitu saja. Berkaitan dengan hal ini, work life balance atau keseimbangan antara kehidupan pribadi dan profesional penting untuk dirancang. Pasalnya, menjalani kehidupan kerja dan peran lainnya dapat menimbulkan stres apabila tidak diatur dengan baik.

Melansir dari Forbes, berikut cara wanita karir pebisnis membagi kehidupan profesional dengan kehidupan pribadi.

 

  1. Berhenti membandingkan

Berhenti membandingkan diri dengan pebisnis lain. Kamu dapat mulai bekerja pada keseimbangan pribadi dan profesional yang sesuai dengan dirimu. Saat merasa bahwa diri tidak cukup, ingatkan pada diri sendiri untuk berhenti sejenak.

Untuk diketahui, semua yang kita jalani merupakan bagian dari tantangan dan tidak ada yang sempurna. Maka itu, penting bagi perempuan karier untuk tidak membandingkan proses diri dengan proses orang lain.

 

  1. Berbagi beban kerja

Bagi wanita karir, mendelegasikan waktu adalah kunci dalam mencapai keseimbangan kehidupan kerja. Berbagi beban kerja juga bisa merampingkan jadwal semua orang. Kamu bisa membagi tugas kantor dengan tim, dan berikan tugas yang sekiranya bisa dikerjakan oleh orang lain.

Selain itu, mendelegasikan pekerjaan di rumah juga bisa dilakukan. Berbagi tugas rumah dengan pasangan dapat meringankan beban masing-masing.

 

  1. Berolahraga

Aktivitas fisik dapat mengurangi stres dan meningkatkan kesehatan. Namun, pekerjaan kantor dan rumah terkadang menyita waktu dan membuat kamu tidak meluangkan waktu untuk olahraga. Mulai saat ini luangkan waktu untuk olahraga, walaupun hanya 20 menit

 

  1. Me time

Setelah seharian bekerja, luangkan waktu untuk diri sendiri. Misalnya, sesederhana mandi menggunakan sabun favorit. Kemudian masak makanan favorit, dan menonton film favorit. Seperti yang kita ketahui, ‘me time’ bukan berarti egois.

Namun, ‘me time’ lebih untuk memberikan hiburan pada diri selama beberapa waktu tanpa meninggalkan kewajiban yang lain.

 

  1. Berjejaring

Untuk memberikan diri lebih banyak ruang bernapas antara kehidupan pribadi dan profesional, atur kehadiran kamu ke berbagai acara.

  1. Tambahkan waktu untuk membangun jaringan atau menghadiri berbagai acara.
  2. Pilih acara yang benar-benar kamu perlukan untuk berjejaring.
  3. Luangkan waktu untuk menentukan tujuan pribadi dan profesional jangka panjang.

 

Demikian hal – hal mengenai cara untuk menjaga keseimbangan kehidupan pribadi dan profesional untuk wanita karir yang perlu kamu ketahui. Bila kamu membutuhkan bantuan untuk mengatasi masalah di perusahaan kamu?  Semua itu bisa kamu dapatkan dengan mengikuti training and  development program di Focus Improvement. Hubungi kami melalui telepon ke 0818-8188-99919 atau 0878-4169-6118 untuk mendapatkan saran program pelatihan kepemimpinan sesuai kebutuhan organisasi kamu.

 

 

Setiap orang yang bekerja pasti pernah merasakan stres. Stres di tempat kerja didasari oleh berbagai faktor, seperti pekerjaan yang tidak ada habisnya, beban kerja, dan lingkungan kerja yang kurang nyaman. Kamu harus mengetahui bagaimana cara mengatasi stres kerja agar tetap sehat baik secara fisik maupun mental.

World Health Organization (WHO) mengklasifikasikan stres di tempat kerja (burnout) sebagai sindrom. Dalam International Classification of Diseases, burnout merupakan suatu sindrom yang dikonseptualisasi sebagai hasil dari stres kronis di tempat kerja yang tidak dikelola dengan baik.

 

Orang yang mengalami burnout besar kemungkinan disebabkan oleh beberapa hal berikut:

  1. SDM yang kurang
  2. Ketidakmampuan untuk mengatur aspek pekerjaan (beban kerja, pembagian tugas, dan jadwal) sehingga menyebabkan kelelahan
  3. Merasa terintimidasi dan di-bully oleh rekan kerja
  4. Pekerjaan yang monoton dan target yang over
  5. Lingkungan yang kurang support
  6. Kesenjangan antara kehidupan pribadi dengan pekerjaan
  7. Komunikasi dalam lingkungan pekerjaan yang kurang terbuka

 

Department of Health & Human Services, State Government of Victoria, Australia mengatakan bahwa stres karena pekerjaan bisa menimbulkan gejala perilaku, yaitu:

  1. Penurunan kinerja
  2. Kreativitas dan inisiatif yang berkurang
  3. Perubahan suasana hati
  4. Munculnya masalah interpersonal
  5. Tidak sabar
  6. Sering sakit
  7. Kehilangan minat banyak hal
  8. Lebih suka menyendiri

 

Cara Mengatasi Stres di Tempat Kerja

Sebelum burnout memberi dampak negatif yang lebih besar, maka alangkah baiknya kamu mengikuti beberapa cara mengatasi stres di tempat kerja di bawah ini untuk mengatasinya:

 

  1. Kenali Batas Kemampuan

Mengenali batas kemampuan kamu dalam melaksanakan pekerjaan adalah penting untuk dilakukan. Kalau sudah mengenalnya dengan baik, maka kamu bisa mengoptimalkan waktu yang dibutuhkan dan strategi yang harus dilaksanakan agar pekerjaan dapat terselesaikan dengan baik serta menghindari kelelahan berlebihan.

 

  1. Sharing dengan Rekan Kerja

Buka obrolan dan sharing dengan rekan dapat menciptakan suasana kerja yang lebih positif. Dengan bersikap positif dan optimis, kamu bisa rileks sejenak dan suasana kerja akan terasa lebih nyaman.

 

  1. Lupakan Pekerjaan Sejenak

Beban dan target pekerjaan tidak jarang membuat orang menjadi stres. Boleh banget kok kamu mencari hiburan yang bisa membuat pikiran dan tenagamu kembali pulih, seperti menonton film, karaoke, berkebun, bermain dengan hewan peliharan, dan masih banyak lagi.

 

  1. Jaga Pola Hidup

Beban pekerjaan kerap membuat kita lupa untuk menjalani gaya hidup sehat. Menurut Mayo Clinic, istirahat yang cukup, konsumsi vitamin dan makanan bergizi serta berolahraga dapat membantu melindungi kesehatan fisik dan mental dari stres pekerjaan.

 

  1. Lakukan Mindfulness

Mindfulness adalah ketika kamu sadar dan fokus pada momen yang sedang kamu alami tanpa adanya interpretasi. Secara garis besar, teknik yang dilakukan saat mindfulness adalah sebagai berikut:

  1. Duduk dengan posisi senyaman yang didapat
  2. Bernafaslah seperti biasa
  3. Coba untuk fokus merasakan setiap tarikan dan hembusan nafas

 

Demikian hal – hal mengenai cara mengatasi stres kerja yang perlu kamu ketahui. Bila kamu membutuhkan bantuan untuk mengatasi masalah di perusahaan kamu?  Semua itu bisa kamu dapatkan dengan mengikuti training and  development program di Focus Improvement. Hubungi kami melalui telepon ke 0818-8188-99919 atau 0878-4169-6118 untuk mendapatkan saran program pelatihan karyawan & program pengembangan bisnis sesuai kebutuhan organisasi kamu.

Motivasi dalam bekerja dapat diartikan sebagai semangat dan kekuatan yang dimiliki dalam melakukan sebuah pekerjaan. Sebagian besar orang ketika baru mendapat pekerjaan baru akan sangat bersemangat dan tampil dengan baik di awal kariernya. Namun, beberapa tahun kemudian, kegembiraan itu pun memudar.

Berikut kami buatkan beberapa ciri-ciri penurunan motivasi kerja pada seseorang. Yuk simak!

  1. Bingung memulai pekerjaan

Perasaan jenuh dan stres yang muncul membuat pekerjaan terasa seperti beban. Pikiran menjadi sulit untuk berkonsentrasi. Hal itulah yang menyebabkan kebingungan saat ingin memulai pekerjaan dan membuatnya menjadi menumpuk.

  1. Berfikir pesimis

Pikiran pesimis akan dialami oleh setiap orang. Terlalu percaya dengan rasa pesimis yang muncul akan menunda keberhasilan dalam bekerja.

  1. Melepaskan diri

Ketika mulai kehilangan minat, karyawan akan berhenti terlibat. Mereka cenderung terlambat masuk kerja atau sering izin sakit. Anda perlu berbicara dan memberikan tugas baru agar mereka kembali terinspirasi.

  1. Kehilangan minat mengembangkan diri

Orang yang masih bersemangat dalam karier pasti terus mengikuti berita terbaru, tren industri, penemuan, dan teknologi. Mereka ingin memperbaiki diri dan belajar. Sebagai pemimpin, kamu harus jeli melihat kebiasaan para anggota tim. Apakah mereka menghadiri konferensi, berlatih, atau belajar hal baru? Apakah mereka memiliki akses untuk menemukan minatnya?.

  1. Sering izin tanpa alasan yang jelas

Jika karyawan kehilangan motivasi secara dramatis tanpa adanya alasan, maka bisa Anda perhitungkan untuk tetap mempertahankan karyawan tersebut atau melepaskannya saja.

 

Demikian hal – hal mengenai ciri-ciri seseorang kehilangan motivasi bekerja yang perlu kamu ketahui.Bila kamu membutuhkan bantuan untuk mengatasi masalah di perusahaan kamu?  Semua itu bisa kamu dapatkan dengan mengikuti training and  development program di Focus Improvement. Hubungi kami melalui telepon ke 0818-8188-99919 atau 0878-4169-6118 untuk mendapatkan saran program pelatihan kepemimpinan sesuai kebutuhan organisasi Kamu.