Tag Archive for: efektivitas pelatihan karyawan

Kadang kala manajemen peruahaan menunggu karyawan meminta training karyawan, atau kebetulan menemukan program training karyawan yang terdengar bagus dan memaksa karyawan untuk mengikuti program pelatihan karyawan tersebut. Namun lebih baik jika melakukan pendekatan yang lebih sistematis dan membuat rencana pelatihan individual untuk setiap karyawan. Berikut cara menyusun rencana pelatihan karyawan:

MEMBUAT SKILLS INVENTORY

Dimulai dengan menilai keterampilan karyawan saat ini, bandingkan dengan apa yang diperlukan untuk pekerjaan mereka. Dengan mempertimbangkan:

  • Bagaimana cara kerja karyawan? Apa kekuatan dan kelemahan mereka? Di mana mereka bisa meng-improve diri mereka?
  • Lakukan evaluasi kinerjanya, baik secara formal maupun informal, di mana karyawan dapat melakukannya dengan baik, dan di mana mereka membutuhkan lebih banyak bantuan?

MEMERIKASA KEBUTUHAN BISNIS

Meskipun kebutuhan spesifik pekerjaan karyawan itu penting, namun juga sama pentingnya memikirkan kebutuhan bisnis secara keseluruhan. Apakah ditemukan kesenjangan keterampilan secara keseluruhan? Apakah ada fungsi tambahan yang diinginkan agar karyawan tersebut lakukan di masa depan? Dan bagaimana dengan tren dalam industri tersebut? Apakah ada teknologi baru yang orang tersebut harus diberikan pelatihan kerja untuk itu? Tren manajemen baru atau praktik bisnis agar mereka pahami?

AMBIL MASUKAN DARI KARYAWAN

Kadang kala karyawan juga memiliki gagasan yang jelas tentang apa yang ingin mereka pelajari atau program pelatihan karyawan apa yang ingin mereka ikuti.

MEMBUAT RENCANA BERSAMA

Setelah mengumpulkan semua informasi tersebut, duduklah bersama karyawan tersebut dan buat rencana pelatihan kerja bersama. Ini adalah sesuatu yang perlu dilakukan secara teratur oleh perusahaan, setidaknya setahun sekali. Rencanakan program pelatihan dan pengembangan karyawan yang ingin difokuskan di tahun depan.

Bila perusahaan telah memutuskan keterampilan apa yang dibutuhkan oleh karyawan, kemudian memutuskan program perlatihan dan pengembangan SDM apa yang sesuai. Dan mulai menganggarkan biaya pelatihan karyawan.

Bagian penting dalam membuat rencana training karyawan adalah mendorong karyawan untuk menyarankan pelatihan yang dibutuhkan karyawan. Selama hal tersebut relevan dengan pekerjaan dan sesuai dengan anggaran biaya training karyawan, cobalah untuk mengakomodasi permintaan karyawan tersebut.

 

Selain sebagai cara untuk meningkatkan kinerja kerja, program pelatihan dan pengembangan karyawan memiliki tujuan untuk meningkatkan kedisiplinan dan tanggung jawab karyawan dalam bekerja. Pelatihan karyawan menjadi suatu upaya untuk meningkatkan sikap, kemampuan, keahlian, pengetahuan, serta perilaku spesifik yang terkait dengan pekerjaan.

Memilih metode pelatihan dan pengembangan karyawan secara tepat, harus dilakukan dengan pemilihan materi pelatihan karyawan yang sesuai dengan kebutuhan karyawan, dan sesuai dengan tujuan pelatihan karyawan yang hendak dicapai.

Ada beberapa metode pelatihan dan pengembangan SDM yang dapat dipilih dan digunakan.Tiap  metode pelatihan karyawan memiliki cara khusus dan efektivitas pelatihan karyawan tersendiri dalam mencapai tujuan tertentu. Berikut diantaranya,

  • On The Job Training

Merupakan metode training karyawan yang mampu memberikan motivasi yang lebih tinggi pada para pesertanya untuk berlatih dan belajar. Dalam program pengembangan karyawan ini, karyawan akan ditempatkan pada tempat dan situasi kerja yang sebenarnya.

·   Magang

Merupakan salah satu bentuk metode pelatihan pegawai yang mengharuskan karyawan untuk mengikuti serangkaian kegiatan yang dilakukan oleh pemangku jabatan tertentu. Dalam kegiatan tersebut, karyawan harus mempelajari tentang bagaimana cara melakukan suatu kegiatan tersebut.

·   Simulasi

Simulasi merupakan program pelatihan karyawan yang dilakukan dengan cara menggunakan alat – alat atau mesin dan kondisi lingkungan yang dibuat sesuai atau sama dengan kondisi situasi kerja sebenarnya. Misalnya, pelatihan kerja yang diberikan untuk seorang calon penerbang, maka dibuatkan simulasi dengan menggunakan simulator kokpit pesawat terbang. Tujuan training karyawan model simulasi adalah agar calon karyawan bisa lebih akrab dan menguasai betul mengenai kondisi kerja sebenarnya. Metode training karyawan ini biasanya digunakan untuk bentuk pelatihan SDM yang memerlukan keahlian khusus dalam penggunaan alat tertentu dan dikhawatirkan cukup berbahaya jika langsung menggunakan alat yang asli.

·  Job Rotation

Dalam program pengembangan karyawan job rotation, karyawan akan dipindahkan secara berkala dari suatu jabatan atau unit kerja tertentu ke jabatan atau unit kerja yang lain. Dengan begitu, karyawan dapat mendapatkan pengetahuan menyeluruh mengenai perusahaan.

 

Proses penerimaan karyawan baru tidak hanya berhenti setelah pengumuman seseorang diterima menjadi karyawan, tetapi memberikan pelatihan karyawan agar karyawan baru dapat bekerja sesuai job desc nya dengan baik. Memang bukan hal mudah menyusun rencana pelatihan karyawan, apalagi dalam satu perusahaan memiliki banyak divisi yang berbeda. Pada saat awal  bisa saja dengan materi pelatihan karyawan perkenalan budaya perusahaan, baik visi, misi hingga tujuan utama perusahaan. Namun saat sudah mengarah pada hal spesifik, seperti memberikan pengantar di hari pertama kerja tentunya membutuhkan program pelatihan karyawan yang berbeda.

Bagaimana menyusun program pelatihan untuk karyawan baru yang tepat? Berikut ulasannya,

  • Identifikasi kebutuhan pelatihan karyawan & berikan jenis pelatihan karyawan yang dibutuhkan

Penting untuk mengetahui kebutuhan pelatihan karyawan agar dapat menentukan jenis pelatihan karyawan yang akan diberikan, hal ini meliputi bagaimana job desc, dimana nanti pekerjaan dan apa saja tantangan yang akan dihadapi.

  • Tujuan pelatihan karyawan baru tetap bersifat objektif

Training karyawan biasanya akan dilakukan secara serentak, untuk menekan pengeluaran perusahaan. Bahkan ini hanya dilakukan dalam periode tertentu saja, sehingga tidak semua karyawan baru yang masuk akan langsung merasakan pelatihan pegawai. Hal utama yang harus dilakukan dan perlu diperhatikan adalah selalu menyusun program pelatihan karyawan SDM secara objektif, sehingga manfaat pelatihan untuk karyawan baru memberikan hasil yang maksimal.

  • Pelatihan karyawan baru beserta satu divisi terkait

Tidak pelatihan karyawan baru saja saat kedatangan pegawai baru, baiknya program pelatihan karyawan tersebut melibatkan beberapa karyawan yang sudah lama bekerja yang berfungsi untuk menjadi mentor. Salah satu tujuannya adalah untuk pengenalan diri, baik secara personal dan profesional serta nantinya diharapkan untuk dapat bekerja secara bersinergi dan saling bekerja sama.

  • Evaluasi interaksi karyawan baru dengan karyawan lama

Keberhasilan indikator pelatihan karyawan baru dapat dilihat dari bagaimana interaksi pegawai baru dan lama. Karena tujuan pelatihan karyawan baru adalah dapat memberikan kedekatan, saling bekerja sama dan menjalin rasa profesionalitas dalam bekerja.

  • Memberikan penilaian untuk menentukan penempatan karyawan baru

Evaluasi pelatihan karyawan harus dilakukan untuk melihat potensi dan pengembangan karir karyawan dalam perusahaan.

Prosedur pelatihan karyawan baru memang terbilang panjang dan membutuhkan banyak waktu, namun sepadan dengan manfaat pelatihan karyawan yang didapatkan.

 

Pelatihan karyawan biasanya hanya diidentikkan untuk karyawan baru, padahal pelatihan untuk karyawan lama juga sangat diperlukan. Mengapa pelatihan karyawan itu penting? Karena manfaat pelatihan untuk karyawan lama itu sendiri adalah sebagai cara untuk meningkatkan kinerja dan juga sebagai cara untuk meningkatkan profit usaha. Lalu apa saja contoh dari program pelatihan untuk karyawan lama? Berikut jenis-jenis pelatihan karyawan di perusahaan bagi karyawan lama :

  • Mengembangkan tanggung jawab karyawan

Untuk meningkatkan retensi karyawan, perusahaan dapat memberikan latihan pengembangan individual sebagai cara mengembangkan rasa tanggung jawab karyawan. Seperti, memberikan jenis pekerjaan baru yang lebih tinggi levelnya. Memberikan kesempatan untuk mengambil keputusan merupakan cara mengembangkan karyawan. Cara-cara tersebut dapat dijadikan sebagai cara meningkatkan motivasi karyawan untuk lebih giat bekerja karena merasa dipercaya.

·        Pelatihan dan pengembangan karyawan secara internal di perusahaan

Hal ini bisa dilakukan dengan mengadakan training karyawan di perusahaan. Pelatihan bagi karyawan lama ini dapat dilakukan dengan mendatangkan trainer dari lembaga pelatihan karyawan atau menunjuk salah satu karyawan yang Anda anggap senior yang memiliki skill. Selain itu sebagai cara untuk meningkatkan pengetahuan karyawan, perusahaan dapat menyediakan buku-buku yang dapat digunakan sebagai cara untuk menunjang kinerja karyawan.

·        Pelatihan dan pengembangan SDM di luar perusahaan

Program pelatihan karyawan juga dapat dilakukan di luar perusahaan melalui lembaga training karyawan sesuai dengan identifikasi kebutuhan pelatihan karyawan.

Untuk melaksanakan pelatihan karyawan yang efektif di luar perusahaan pilihlah lembaga pelatihan dan pengembangan karyawan terpercaya dengan materi pelatihan karyawan dan metode pelatihan karyawan yang mudah dimengerti dan sesuai dengan kebutuhan pelatihan karyawan di perusahaan Anda. Selain itu biaya pelatihan karyawan juga perlu mendapatkan perhatian, untuk apa mengikuti program pelatihan karyawan SDM dengan harga mahal namun tidak dapat dirasakan manfaat pelatihan karyawan itu sendiri.

 

Kemajuan teknologi memang berkembang sangat cepat terutama dalam dunia pekerjaan. Termasuk dalam dunia pelatihan karyawan, saat ini bermunculan berbagai program pelatihan karyawan online.

Training online sendiri adalah hasil nyata untuk sebuah kemajuan pada bidang teknologi yang sangat bermanfaat salah satunya untuk mendukung proses pelatihan karyawan sebuah perusahaan.

Pelatihan online bisa semaksimal mungkin diaplikasikan secara langsung sebagai cara mengembangkan sumber daya manusia yang dimiliki oleh sebuah perusahaan yang membutuhkan model pengajaran dalam skala yang cukup besar. Ada beberapa manfaat dan alasan kenapa perlu mengikuti pelatihan karyawan online, diantaranya:

  • Manjangkau target pasar yang tak terbatas
    pelatihan karyawan yang dilakukan secara online hampir tidak ada batasan tempat dan lokasi. Dimana saja bahkan dibelahan dunia lain sekalipun kita tetap bisa mengikutinya dengan baik tanpa ada hambatan, selama tempat tersebut terhubung dengan koneksi internet maka semua akan berjalan lancar.
  • Materi bisa diulang dengan mudah
    Dalam seminar online, Anda bisa mengulang materi sepuasnya sampai Anda paham dengan putar ulang video yang sudah diberikan oleh trainer dengan demikian Anda juga tidak ada batasan dalam belajar dan tidak terburu-buru oleh waktu.
  • Harga yang lebih terjangkau
    Jika dalam pelatihan karyawan konvensional perusahaan masih harus mengeluarkan banyak biaya seperti biaya tempat training, biaya pengajar, perjalanan dinas, konsumsi, transportasi, dll yang dalam satu kali program training karyawan saja bisa menghabiskan biaya hingga puluhan atau bahkan ratusan juta rupiah. Dengan mengikuti pelatihan karyawan secara online maka biaya yang harus Anda keluarkan jauh lebih hemat, karena bisa diakses dari mana saja misalkan di rumah.
  • Trend era digital
    Dengan pelatihan karyawan online maka Anda juga secara tidak langsung mengikuti perkembangan dalam era digital yang sekarang ini sudah menjamur. Dimana saja dan kapan saja bahkan hampir semua orang selalu membawa gadget dan tidak pernah terlepas dari tangan. Ini juga akan menjadi hal yang efisien jika Anda memanfaatkan semuanya untuk belajar.
  • Bertambah pengetahuan & teman
    Dalam seminar karyawan online Anda bisa menemukan group belajar yang mana bisa Anda manfaatkan sebagai sarana untuk sharing atau bertukar pendapat dan pandangan mengenai materi pelatihan karyawan yang saat itu sedang dibahas.

Namun, metode pelatihan karyawan dengan pembelajaran digital akan terbuang sia-sia jika pembelajaran kita merupakan pengalaman ‘satu materi untuk semua orang’ yang tidak mengenali karakteristik dan kemampuan individu. Praktik yang gagal dari seminar online adalah memberikan slide presentasi yang biasa dibuat untuk pelatihan tatap muka, yang dapat diakses secara online. Dengan memberikan materi training karyawan non-interaktif, kecil kemungkinan peserta akan terlibat dalam pembelajaran mereka.

Nah, dari sisi keuntungan dan kelemahan pelatihan karyawan secara online Anda bisa memutuskan akan bergabung dengan program pelatihan karyawan online atau pelatihan karyawan tatap muka.Tentunya semua tergantung dengan kemampuan dan keinginan diri sendiri. Untuk yang suka dengan suasana ramai maka mungkin memilih metode training karyawan konvensional akan lebih nyaman karena langsung bertatap muka dengan banyak orang, namun bagi mereka yang hanya bisa fokus belajar saat kondisi sepi maka metode training karyawan online akan sangat bermanfaat untuk Anda dalam menyerap banyak ilmu baru.