Tag Archive for: training karyawan

Dalam organisasi maupun perusahaan, konflik merupakan hal yang tidak dapat dihindari. Adanya perubahan atau inovasi dapat menjadi timbulnya konflik, terlebih jika tidak dibarengi dengan pemahaman yang baik terhadap ide-ide baru.

Untuk itu maka konflik yang timbul hendaklah dikelola sehingga dapat menjadi sebuah alat yang digunakan organisasi atau perusahaan dalam proses beradaptasi atas perubahan yang terjadi. Pemimpin organisasi harus bisa mengambil sikap dengan cepat, karena jika tidak segera diatasi akan menyebabkan tersendatnya pertumbuhan organisasi / perusahaan itu sendiri.

Adapun beberapa keuntungan konflik dalam organisasi/perusahaan adalah:

  1. Sebagai cara meningkatkan semangat kerja dalam menghadapi persaingan
  2. Sebagai alat untuk mendiagnosa kemungkinan terjadinya masalah
  3. Memacu kreativitas dalam mencari solusi dan berpikir kreatif
  4. Menstimulasi karyawan untuk fokus pada tugas
  5. Mendapatkan feed back atau mendorong individu yang sebelumnya pasif menjadi aktif
  6. Sebagai pengaman jika konflik sering terjadi
  7. Menstimulasi munculnya gagasan-gagasan brilian
  8. Sebagai sarana pembelajaran dalam hal menyampaikan pendapat

Sehingga perusahaan maupun organisasi merasa perlu untuk mengelola konflik yang terjadi, diantaranya tujuan dari mengelola konflik adalah:

  1. Mencegah gangguan pada anggota organisasi sehingga bisa fokus pada visi dan misi
  2. Meningkatkan kreativitas anggota organisasi dengan mengambil manfaat atas konflik yang tengah terjadi
  3. Membangun rasa saling menghormati di antara sesama anggota organisasi serta menghargai adanya keberagaman.

Adapun manfaat mengelola konflik yang didapatkan oleh organisasi / perusahaan dengan baik adalah:

  • Mengevaluasi Sistem

Apabila tidak terjadi konflik dalam organisasi, maka tidak akan bisa mengevaluasi pada efektivitas sistem yang diterapkan, sehingga adanya konflik bisa mengidentifikasi apakah sistem telah berjalan dengan baik atau memerlukan sebuah perbaikan.

  • Mengembangkan Kompetensi

Adanya manajemen konflik yang baik di suatu organisasi akan mengembangkan kompetensi organisasi tersebut. terlebih pada aspek kompetensi non-teknis. Dengan menerapkan strategi manajemen konflik yang benar, maka kemampuan dari suatu organisasi ketika menangani konflik internal bisa menjadi semakin kuat.

Dengan beragam manfaat dari mengelola konflik tentunya diperlukan pengetahuan maupun skill dari seorang leader yang mampu mengelola konflik dengan baik dan tepat. Hal itu tentunya dapat dipelajari dan terus dilatih, diantaranya dengan mengikuti pelatihan karyawan mengenai manajemen konflik. Improvement Focus® memiliki program pelatihan karyawan mengenai EFFECTIVE CONFLICT MANAGEMENT yang tentunya akan membantu Anda dalam menagani konflik yang terjadi dalam organisasi maupun perusahaan.

Kompensasi dan benefit karyawan merupakan kata yang sering terdengar dalam hal yang berkaitan dengan peningkatan kinerja karyawan. Namun apa sebenarnya maksud dari kompenasi dan benefit karyawan itu sendiri? Dan apa sebenarnya yang membedakan kompensasi dan benefit?

Kompensasi menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah imbalan berupa uang atau bukan uang (natura) yang diberikan kepada karyawan dalam perusahaan atau organisasi. Atau dalam pengertian yang paling sederhana, kompensasi adalah segala bentuk pemberian perusahaan kepada karyawan yang terkait dengan pekerjaan, misalnya : gaji, tunjangan, bonus, dan insentif.

Secara umum, bentuk kompensasi ada tiga yaitu:

  1. Kompensasi finansial langsung. Yaitu segala macam pembayaran perusahaan yang diterima oleh karyawan dalam bentuk uang secara langsung, seperti gaji, THR, bonus, komisi
  2. Kompensasi finansial tidak langsung. Yaitu segala macam pembayaran perusahaan yang diterima oleh karyawan tidak dalam bentuk uang secara langsung, melainkan berupa manfaat dan fasilitas/kemudahan yang dinikmati karyawan. Contohnya adalah BPJS Kesehatan, BPJS Ketenagakerjaan, fasilitas kendaraan dinas, rumah dinas, makan siang
  3. Kompensasi non-finansial. Ini merupakan pemberian perusahaan yang tidak terkait dengan uang, misalnya kesempatan cuti tahunan lebih banyak, cuti melahirkan 4 bulan, cuti ayah 1 bulan, jam kerja fleksibel

Lalu apa itu benefit? Benefit adalah segala jenis pemberian oleh perusahaan kepada karyawan selain gaji, yang bersifat non-tunai dan ditujukan untuk menunjang kesejahteraan individu maupun keluarga karyawan. Contoh : perlindungan karyawan berupa asuransi kesehatan dan asuransi jiwa, akses pinjaman karyawan, program pelatihan karyawan.

Jadi, paket kompensasi dapat berupa penghasilan saja (gaji, tunjangan, lembur, bonus, komisi) atau comben (compensation and benefit) yakni penghasilan ditambah porgram benefit.

Begitu banyak manfaat yang dirasakan oleh perusahaan dan juga karyawan dengan adanya program kompensasi dan benefit yang sesuai. Namun sayangnya tidak semua orang bisa dan mengerti bagaimana cara menyusun dan membuat kompensasi dan benefit yang tepat. Improvement Focus® hadir membantu Anda dalam 1 day training karyawan CARA MENENTUKAN KOMPENSASI DAN BENEFIT KARYAWA SERTA METODE EVALUASI langsung saja klik www.improvement-focus.com untuk tahu informasi lengkapnya!

Konflik adalah ketidaksesuaian (perbedaan sesuatu) baik di dalam diri, antara 2 orang atau lebih. Konflik merupakan sesuatu yang tidak dapat dihindarkan dalam kehidupan. Bahkan sepanjang kehidupan, manusia senantiasa dihadapkan dan bergelut dengan konflik. Demikian juga dalam kehidupan organisasi maupun perusahaan, konflik akan selalu ada dan tidak dapat terhindarkan

Berikut beberapa hal penyebab konflik :

  • Perbedaan pandangan
  • Salah Paham
  • Perbedaan kepribadian
  • Beda Kepentingan
  • Beda Kemampuan (Performa yang kurang)
  • Beda tujuan & Nilai
  • Perbedaan metode & pendekatan
  • Ada kompetisi
  • Salah satu atau kedua belah pihak merasa dirugikan
  • Perasaan yang sensitive
  • Tidak ada kerjasama

Lalu, apa itu manajemen konflik ?

Manajemen konflik sangat berpengaruh bagi anggota organisasi. Pemimpin organisasi dituntut menguasai manajemen konflik agar konflik yang muncul dapat berdampak positif untuk meningkatkan mutu organisasi dan juga sebagai cara meningkatkan kinerja.

Manajemen konflik merupakan serangkaian aksi dan reaksi antara pelaku maupun pihak luar dalam suatu konflik. Hal ini karena komunikasi efektif di antara pelaku dapat terjadi jika ada kepercayaan terhadap pihak ketiga. Pelatihan bagi karyawan untuk mengelola konflik bisa menjadi pilihan untuk meningkatkan kemampuan dalam mengelola konflik.

Kenapa konflik yang ada harus dikelola? Dan bagaimana cara mengelola konflik yang tepat? Ayo bergabung dalam training karyawan MANAGEMENT CONFLICT – Mengelola Konflik Untuk Menciptakan Komunikasi Yang Efektif & Performa Kerja Lebih Baik bersama Coach F. Anggakusuma seorang Licenced NLP Practicioner. Hubungi WA : 0878-4169-6118 atau IG @improvementfocus.training

Pentingnya Pelatihan Karyawan

Pelatihan karyawan berhubungan erat terhadap hasil kinerja karyawan. Oleh karena itu, dibutuhkan sebuah penilaian untuk mengukur kinerja karyawan dan pelatihan karyawan dilaksanakan setelah ada hasil dari penilaian tersebut.Pelatihan karyawan dilakukan dengan tujuan agar para karyawan memiliki pengetahuan,metode pelatihan karyawan sesuai dengan tuntutan pekerjaan yang mereka lakukan.Pelatihan karyawan yang tepat, dapat memberikan efek yang baik kepada karyawan sehingga karyawan dapat mengembangkan diri dan mampu memahami beberapa hal terkait pekerjaannya, antara lain:

  1. Karyawan memahami seluk beluk pelaksanaan pekerjaan lebih mendalam.
  2. Karyawan dapat memahami perkembangan perusahaan.
  3. Karyawan dapat memahami tujuan pelatihan perusahaan yang akan dicapai.
  4. Karyawan mengerti akan perlunya kerjasama dalam melaksanakan pekerjaan.
  5. Karyawan dapat mudah memahami Informasi yang disampaikan perusahaan.
  6. Karyawan dapat memahami setiap kesulitan-kesulitan yang dihadapi perusahaan.
  7. Karyawan mampu melakukan hubungan-hubungan dengan lingkungan.
  8. Karyawan mampu memahami kebijaksanaan dan peraturan yang berlaku dalam perusahaan.
  9. Karyawan mampu memahami sistem dan prosedur pelatihan perusahaan.
  10. Karyawan mampu memahami dan menerapkan perilaku yang mendukung dan dituntut perusahaan.

 

Manfaat Pelatihan Karyawan

Manfaat kegiatan Pelatihan Karyawan,sebagai berikut :

  1. Perusahaan akan berkemampuan menyesuaikan diri dengan kebutuhan sekarang.
  2. Program pelatihan karyawan SDM yang tepat akan selalu tampil meyakinkan dalam melaksanakan pekerjaan.
  3. Perusahaan akan mampu menjawab tantangan pengembangan karyawan keadaan masa depan.
  4. Perusahaan dapat meningkatkan prestasi karyawan secara individual maupun kelompok
  5. Mekanisme  perusahaan lebih fleksibel dan tidak kaku dalam menggunakan teknologi baru.
  6. Perusahaan dapat mempersiapkan karyawan-karyawan untuk menduduki jabatan yang lebih tinggi.

 

Arti Penting Pelatihan Karyawan Bagi Perusahaan

Program pelatihan karyawan bagi suatu perusahaan memiliki arti penting antara lain sebagai berikut :

  1. Sumber daya manusia (SDM) atau karyawan yang menduduki suatu jabatan tertentu dalam organisasi, belum tentu mempunyai  kemampuan  yang sesuai  dengan persyaratan yang diperlukan dalam jabatan tersebut. Hal ini terjadi karena sering seseorang menduduki jabatan tertentu bukan karena kemampuannya, melainkan karena tersedianya formasi. Oleh sebab itu karyawan atau staf baru ini perlu penambahan kemampuan yang mereka perlukan.
  2. Dengan adanya kemajuan ilmu dan teknologi, jelas akan mempengaruhi suatu organisasi atau instansi. Oleh sebab itu jabatan-jabatan yang dulu belum diperlukan, sekarang diperlukan. Kemampuan orang yang akan menempati jabatan tersebut kadang-kadang tidak ada. Dengan demikian maka diperlukan penambahan atau peningkatan kemampuan yang diperlukan oleh jabatan tersebut.
  3. Promosi dalam suatu organisasi adalah suatu keharusan apabila organisasi itu mau berkembang. Pentingnya promosi bagi seseorang adalah sebagai salah satu ”reward dan insentive” (ganjaran dan perangsang).
  4. Di dalam masa pembangunan ini organisasi atau instansi, baik pemerintah maupun swasta merasa terpanggil untuk menyelenggarakan pelatihan-pelatihan bagi para karyawannya agar diperoleh efektivitas dan efisiensi kerja sesuai dengan masa pembangunan.

Saat karyawan tidak produktif, maka berbagai kegiatan operasional perusahaan akan terhambat, tentunya berpengaruh terhadap penurunan profit perusahaan. Untuk itu cara meningkatkan produktivitas karyawan merupakan salah faktor paling penting yang menunjang keberlangsungan bisnis dan juga sebagai salah satu cara untuk meningkatkan profit usaha.

Sebagai pemilik usaha maupun leader, berikut beberapa hal yang bisa Anda lakukan sebagai cara meningkatkan kinerja karyawan

1. Kenali kemampuan dan minat karyawan

Karyawan Anda akan sulit bekerja secara produktif ketika mereka diminta mengerjakan tugas yang tidak sesuai dengan kemampuan dan ketertarikannya. Untuk itu mengenali minat dan kemampuan karyawan sangat diperlukan apakah ia benar-benar orang yang tepat untuk melakukan pekerjaan ini? Jika tidak, maka sebaiknya cari orang yang lebih cocok untuk mengerjakannya.

  1. Mengadakan pelatihan karyawan

Jika Anda berpikir bahwa pelatihan pegawai tidak terlalu dibutuhkan dan hanya membuang-buang uang perusahaan. Meniadakan training karyawan juga dapat menimbulkan lebih banyak masalah bagi perusahaan.

Program pelatihan karyawan yang tepat dan juga pelatihan yang dibutuhkan karyawan sangat penting untuk meningkatkan produktivitas kerja. Jika perusahaan memiliki biaya yang sangat terbatas, maka bisa memberikan pelatihan karyawan melalui inhouse training dengan para leader sebagai pembicaranya.  Jika memang diperlukan bantuan dari lembaga pelatihan karyawan, tentunya Anda harus memilih yang memilki metode pelatihan karyawan yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan Anda.

  1. Sediakan Fasilitas yang Mendukung

Produktivitas karyawan akan sulit ditingkatkan ketika karyawan tidak mendapatkan fasilitas yang mendukung di tempat kerja. Seperti : koneksi WiFi yang lambat atau komputer yang sering error akan mempersulit karyawan untuk menyelesaikan tugas mereka.

  1. Pemberian Insentif

Memberikan insentif dianggap sebagai salah satu motivasi paling efektif sebagai cara meningkatkan produktivitas kerja. Berbagai jenis insentif menarik lainnya yang dapat ditawarkan misalnya, memberikan kupon makan siang gratis kepada mereka yang menjalankan pekerjaannya dengan baik, kupon taksi gratis atau hari libur tambahan untuk mereka yang bersedia bekerja lembur, program kesehatan untuk mengurangi jumlah hari sakit atau biaya asuransi kesehatan.

  1. Rayakan Keberhasilan Karyawan

Mengapreasiasi karyawan merupakan hal yang penting untuk dilakukan. Melalui apresiasi, akan membantu meningkatkan kepercayaan diri dan semangat mereka dalam bekerja sehingga mereka termotivasi untuk mencapai hasil yang lebih tinggi di kemudian hari

6. Lakukan Evaluasi Kinerja Secara Berkala

Untuk mengukur kinerja karyawan, evaluasi secara berkala perlu untuk dilakukan. Hal ini bisa dilakukan dengan cara pembuatan KPI (Key Performance Individual). Nah, kalau Anda tertarik untuk mempelajari pembuatan KPI yang efektif hubungi Improvevement Focus® sebagai konsultan bisnis yang akan membantu Anda dalam pengaplikasian KPI di perusahaan Anda.