Tugas mahasiswa selain melakukan kegiatan organisasi, mahasiswa biasanya juga melakukan kegiatan magang pada semester akhir. Kegiatan ini tentunya sangat berguna dan bermanfaat untuk mengasah skill mahasiswa. Terutama mengasah skill di dalam dunia kerja agar mahasiswa tahu dan mampu menghadapi dunia kerja dengan baik. Sayangnya, masih ada dari kamu yang mungkin masih bingung atau belum tahu tentang apa saja yang disiapkan saat magang. Nah, Berikut ini tips yang bisa kamu lakukan sebelum magang.

 

  1. Cari informasi dan detail perusahaan tempat magang

Sebelum melakukan kegiatan magang, hendaknya kamu harus mencari tahu mengenai perusahaan yang akan kamu tuju. Carilah detail informasi mengenai perusahaan terkait. Pastikan dulu perusahaan yang akan kamu tuju memiliki kuota untuk magang atau tidak. Setelah itu segeralah catat mengenai prosedur yang harus kamu penuhi bilang akan magang di tempat tersebut.

 

  1. Cari informasi detail pekerjaan yang kamu pilih

Jika kamu sudah tahu mengenai detail perusahaan, sekarang tugas kamu adalah mencari informasi mengenai tugas yang akan kamu kerjakan selama magang. Dengan mengetahui detail job description dan informasi mengenai pekerjaan saat magang, maka kamu akan tahu bagaimana gambarannya. Jangan lupa untuk selalu belajar di setiap kegiatan yang kamu lakukan. Yang seperti ini sangat bermanfaat, lho.

 

  1. Persiapkan proposal dan laporan kegiatan magang

Proposal dan laporan kegiatan magang biasanya dibutuhkan oleh setiap mahasiswa yang akan magang. Tujuannya adalah agar mahasiswa tersebut benar-benar mendapatkan izin dari kampus untuk mengikuti kegiatan magang tersebut. Di beberapa Perguruan Tinggi biasanya proposal dan laporan kegiatan ini juga digunakan untuk kepentingan penilaian dari pihak kampus. So, pastikan proposal dan laporan kegiatan magang ini dengan baik dan benar ya.

 

  1. Persiapkan dokumen pribadi yang dibutuhkan

Setiap kegiatan magang, pasti membutuhkan data pribadi dari setiap peserta. Beberapa data yang harus kamu siapkan seperti Curriculum Vitae (CV), KTP, kartu mahasiswa, kartu keluarga dan pas foto. Beberapa perusahaan juga membutuhkan surat keterangan sehat dari rumah sakit atau dokter, lho. Jadi siapkan aja deh data tersebut sebelum kamu apply untuk magang. Nah, makanya siapkan datanya ya, jangan sampai terhambat ya gara-gara kamu gak prepare.

 

  1. Persiapkan finansial dengan baik

Siapa bilang kalau magang gak butuh mempersiapkan finansial? Saat magang kamu harus menyiapkan budget yang pas. Karena beberapa kegiatan magang biasanya dilakukan di luar kota, jadi kamu harus mempersiapkan masalah finansial ini dengan baik. Pikirkan dengan matang mengenai kos, biaya makan, dan biaya transportasinya. Jangan sampai kamu gak menyiapkan sama sekali.

 

  1. Persiapkan mental dan target kerja

Selain menyiapkan dokumen dan data, kamu juga harus menyiapkan mental. Lingkungan kerja sangat beda dengan lingkungan di dunia kampus. Di lingkungan kerja, kamu diwajibkan untuk memiliki target dan sasaran yang pas. Biasakan dirimu untuk memiliki target dan tujuan saat menjalani pekerjaan di tempat magang. Agar kamu tidak kaget, hendaknya kamu harus mempersiapkan sedini mungkin, yah.

 

Demikian hal – hal yang perlu dipersiapkan untuk menjadi karyawan magang yang perlu kamu ketahui. Bila kamu membutuhkan bantuan untuk mengatasi masalah di perusahaan kamu?  Semua itu bisa kamu dapatkan dengan mengikuti training and development program di Focus Improvement. Hubungi kami melalui telepon ke 0818-8188-99919 atau 0878-4169-6118 untuk mendapatkan saran program pengembangan perusahaan & pelatihan karyawan sesuai kebutuhan organisasimu.

Selama bekerja di perusahaan atau organisasi, kita banyak menghadapi berbagai macam karakter rekan kerja kita. Mulai dari mereka yang sangat rajin, tepat waktu, ambisius, hingga yang paling santai. Departemen HRD perlu mengetahui apa saja tipe – tipe karyawan di kantor, agar kedepannya dapat memberikan penilaian pada performance atau kinerja karyawan. Untuk itu, mari kita cari tahu apa saja tipe karyawan yang sering ditemui di dalam perusahaan. Simak informasinya berikut.

 

  1. Tipe Ambisius

Berdedikasi tinggi untuk perusahaan, ingin menjadi yang terbaik dari yang terbaik. Tipe ini biasanya mengerjakan pekerjaan dengan baik, namun terkadang tipe ini bisa terlihat menyebalkan karena suka mengambil kesempatan orang lain.

  1. Tipe Santai

Tipe ini terkadang terlihat seperti tidak memiliki beban dalam pekerjaa. Namun kenyataanya, beban yang mereka miliki sama banyaknya dengan karyawan lainnya. Hanya saja, tipe ini tahu bagaimana cara untuk berdamai dengan diri mereka.

 

  1. Tipe Gosip

Mulai dari OB (Office Boy), rekan kerja hingga bos perusahaan pun menjadi bahan gosip. Tipe Gosip biasanya akan memanfaatkan waktu istirahat untuk bergosip dengan karyawan yang lain. Mereka selalu saja memiliki bahan perbincangan atau berita – berita terbaru di dalam lingkungan kantor.

 

  1. Tipe Friendly (Supel)

Tipe ini adalah yang paling bisa untuk mengaitkan orang-orang dengan keterampilannya dalam berkomunikasi. Tipe Friendly ini juga dapat meningkatkan produktivitas satu karyawan dengan karyawan yang lain. Biasanya tipe ini juga sangat suka membantu rekan kerjanya yang kesulitan karena mereka tidak suka melihat rekan kerjanya kesulitan.

 

  1. Tipe Pemalas (Mageran)

Bukan berarti tipe ini tidak mau bekerja dalam tim, hanya saja mereka kurang memiliki motivasi untuk melakukan pekerjaannya. Tipe ini biasanya paling suka menunda pekerjaan dan melakukan hal yang lain terlebih dahulu. Biasanya pekerjaan baru akan diselesaikan, menjelang deadline atau kalau memang ada tekanan dari rekan kerja atau atasan.

 

  1. Tipe Introvert (Anti-Sosial)

Tipe ini sangat menikmati waktu sendiri dengan sangat baik. Tipe ini jarang menghadiri acara-acara kantor, selama di kantor juga mereka hanya membicarakan hal-hal seputar pekerjaan.

 

Demikian hal – hal mengenai tipe – tipe karyawan dalam perusahaan yang perlu kamu ketahui. Bila kamu membutuhkan bantuan untuk mengatasi masalah di perusahaan kamu?  Semua itu bisa kamu dapatkan dengan mengikuti training and development program di Focus Improvement. Hubungi kami melalui telepon ke 0818-8188-99919 atau 0878-4169-6118 untuk mendapatkan saran program pengembangan karyawanpelatihan karyawan sesuai kebutuhan organisasimu.

EFEKTIVITAS merupakan bahasan yang senantiasa hangat dan diangkat berdasarkan isu-isu seperti restrukturisasi sumber daya yang tersedia, perubahan teknologi, pemodifikasian iklim dan budaya organisasi dan pengembangan strategi performa karyawan berbasis target. Sementara itu, bahasan efisiensi dalam perusahaan meliputi evaluasi atas segala sumberdaya yang dioperasikan.

Efektif dan efisien itu berkaitan erat satu sama lainnya, maka untuk mendukung keduanya harus diterapkan di dalam bekerja. Efektivitas berkenaan dengan seberapa jauh suatu program telah mencapai tujuan yang diinginkan. Sedangkan efisiensi berkenaan hubungan antara produk yang dihasilkan dengan sumber daya yang digunakan.

Kemampuan untuk bekerja secara efektif dan efisien adalah suatu keistimewaan untuk mereka yang mampu menguasai dirinya. Bekerja secara efektif dan efisien tidak hanya bertujuan untuk menghemat energi, waktu, dan pikiran. Lebih daripada itu, bekerja secara efektif dan efisien akan memberi kita kesempatan yang besar untuk bisa terus mengembangkan diri.

Agar pekerjaan yang kita lakukan dapat menghasilkan lebih maksimal, maka harus dilaksanakan proses secara efektif dan efisien. Untuk mengetahui bagaimana perbandingan pekerjaan yang dilaksanakan secara keduanya ataupun tidak, maka dapat dibuat matriks sebagai berikut:

  1. Efektif dan Efisien.

Tujuan akan bisa tercapai secara cepat bahkan biaya dikeluarkan akan hemat.

  1. Efektif tapi Tidak Efisien.

Tujuan bisa tercapai secara cepat, tetapi biaya yang dikeluarkan akan tinggi.

  1. Tidak Efektif tapi Efisien.

Tujuan akan lama tercapai, bahkan tidak tercapai dikarenakan cara–cara untuk mencapai sebuah tujuan tidak jelas, tetapi biaya sedikit.

  1. Tidak Efektif dan Tidak Efisien.

Tujuan akan lama tercapai, bahkan besar kemungkinan tidak akan tercapai serta beban yang dibutuhkan tinggi. Hal ini dikarenakan dalam pekerjaan tersebut tidak dilaksanakan secara step by step secara benar tanpa perhitungan biaya.

Sedangkan upaya-upaya untuk menyeimbangkan efektivitas dan efisiensi dalam bekerja dapat dilakukan dalam sebuah proses yang dimulai dari menetapkan tujuan yang SMART (spesific, measurable, attainable, relevant, time constrained), menjalankan pekerjaan secara konsisten dan tepat sasaran, serta senantiasa melakukan monitoring dan evaluasi terhadap pekerjaan yang dilakukan atau dengan melakukan tindakan secara sistematis, seperti:

  1. Mengambil langkah dan tindakan yang paling efektif (terlepas dari biaya).
  2. Melakukan tindakan pada point 1 dengan cukup sering sehingga mengetahui mana yang berhasil dan mana yang tidak berhasil.
  3. Menganalisis tindakan untuk cara mengotomatisasi, percepatan, mengurangi biaya atau hal lain dengan lebih cepat tanpa mengorbankan efektivitas.
  4. Menganalisis hasilnya dan mengulangi prosesnya.

 

Demikian hal – hal mengenai alasan perlunya efektif dan efisien dalam bekerja yang perlu kamu ketahui. Bila kamu membutuhkan bantuan untuk mengatasi masalah di perusahaan kamu?  Semua itu bisa kamu dapatkan dengan mengikuti training and development program di Focus Improvement. Hubungi kami melalui telepon ke 0818-8188-99919 atau 0878-4169-6118 untuk mendapatkan saran program pelatihan karyawan & program pengembangan perusahaan sesuai kebutuhan organisasimu.

Pada perusahaan yang memperhatikan perkembangan diri karyawannya, biasanya banyak diadakan pelatihan-pelatihan kerja. Manfaat dari program training ini tidak hanya untuk kesuksesan perusahaan, melainkan juga bagus untuk diri kamu yang menginginkan jenjang karir cemerlang.

Berikut beberapa manfaat pelatihan kerja di perusahaan yang bisa kamu ambil.

 

  1. Meningkatkan produktivitas dan kinerja diri

Ketika perusahaan menyediakan kesempatan bagi karyawan untuk mengikuti program pelatihan, kamu bisa meningkatkan keterampilan dan pengetahuan terkait pekerjaan. Setelah mengikuti pelatihan, manfaat pelatihan kerja adalah peningkatan pada kemampuan yang kamu miliki juga bisa menambah kepercayaan diri dalam bekerja. Hal ini kemudian dapat meningkatkan produktivitas dan kinerja kamu di tempat kerja untuk bekerja secara lebih efisien dan efektif.

 

  1. Promosi jabatan di kantor

Saat kemampuan kamu sudah lebih berkembang setelah mengikuti pelatihan dari kantor, skill yang lebih mumpuni nantinya bisa berguna untuk meningkatkan posisimu ke tingkat jenjang karir yang lebih tinggi. Ketika perusahaan membutuhkan seorang profesional dengan keterampilan baru atau khusus, kamu bisa jadi pilihan perusahaan dan perusahaan tidak perlu lagi mencari kandidat dari luar yang membutuhkan banyak waktu untuk menemukannya.

Tidak hanya itu, manfaat pelatihan kerja adalah nilai dirimu tentu akan meningkat di mata perusahaan lain seiring dengan meningkatnya kemampuan kamu. Dengan begitu, mengikuti pelatihan juga bisa memperluas kesempatan kamu dalam berkarir.

 

  1. Meningkatkan semangat kerja di perusahaan

Ketika kamu mengikuti program pelatihan dari perusahaan, timbul perasaan seperti didukung untuk bertumbuh oleh perusahaan. Kamu juga akan merasa lebih dihargai karena terus didorong untuk berkembang dan meningkatkan kemampuan diri. Dengan demikian manfaat pelatihan kerja yang bisa dirasakan adalah kamu bisa otomatis lebih semangat dalam bekerja di perusahaan tersebut dan dapat memberikan kinerja yang maksimal.

 

  1. Lingkungan kerja yang kondusif

Kamu bisa membuat lingkungan kerjamu lebih kondusif dengan mengikuti pelatihan karyawan dari perusahaan. Kinerja individu yang produktif dan efektif tentunya akan mempermudah dalam berkolaborasi. Manfaat pelatihan kerja tentu akan mengurangi munculnya masalah dalam proses penyelesaian kerja tim karena setiap karyawan memiliki standar kemampuan yang setidaknya sama setelah mengikuti pelatihan.

 

Demikian hal – hal mengenai manfaat pelatihan bagi karyawan yang perlu kamu ketahui. Bila kamu membutuhkan bantuan untuk mengatasi masalah di perusahaan kamu?  Semua itu bisa kamu dapatkan dengan mengikuti training and development program di Focus Improvement. Hubungi kami melalui telepon ke 0818-8188-99919 atau 0878-4169-6118 untuk mendapatkan saran program pelatihan kepemimpinan sesuai kebutuhan organisasimu.

Human Resource Development atau HRD adalah divisi yang memegang tanggung jawab pada keefektifan sumber daya manusia perusahaan. Divisi HR atau HR Team tidak hanya memiliki fungsi untuk mengatur hubungan baik sesama karyawan maupun karyawan dengan atasan. Tetapi ada banyak tugas dan tanggung jawab penting lain terutama terkait dengan bidang Human Resource Management. Karena divisi ini memiliki peran penting, terdapat beberapa hal yang harus diperhatikan oleh perusahaan untuk membangun HR Team, agar dapat meningkatkan performa perusahaan khususnya di bidang human resource.

Menjalankan sebuah bisnis di perusahaan pastinya tidak bisa ditangani oleh satu orang, maka dari itu, sebagai pemilik perusahaan Anda membutuhkan beberapa divisi yang akan membantu dalam proses bisnis, salah satunya adalah divisi HR.

Lalu bagaimana cara membangung HR Team agar dapat menghasilkan performa terbaik?

  1. Pahami Tujuan Perusahaan

Sebagai orang yang akan berkecimpung untuk mengelola sumber daya manusia, hal pertama yang harus dilakukan seorang HRD adalah paham akan tujuan perusahaan. Karena dengan memahami hal tersebut akan membantu HRD untuk mengarahkan sdm sesuai dengan tujuan perusahaan. Oleh karena itu penting untuk memiliki HR yang mempunyai kesamaan visi dan misi yang sama dengan perusahaan.

 

  1. Seimbangkan Tugas HR Specialist dan Generalis!

Dalam membangun performa HR Team, perhatikan tugas antara HR Specialist dan juga generalis. HR Generalist dapat menangani semua masalah tentang sumber daya manusia seperti penggajian, tunjangan, orientasi karyawan, dan juga kebijakan sdm. Sedangkan HR Specialist lebih berfokus pada segmen kerja tertentu seperti administrasi tunjangan, perekrutan dan hubungan antar karyawan. Jadi dalam membangun performa HR Team, tugas dari HR Generalist maupun Specialist harus saling berkesinambungan.

 

  1. Pilih Anggota yang Memenuhi Kualifikasi Unggulan

Anggota HR Team juga harus memiliki sifat dan juga skill yang memenuhi standar HRD. Mereka harus dapat mengambil setiap keputusan berdasarkan data, pintar mencari solusi, dan memiliki emosional yang stabil. Karena divisi HRD pada dasarnya bekerja dengan menemui banyak kepribadian yang berbeda-beda.

 

Demikian hal – hal mengenai 3 langkah membangun HR Team yang baik yang perlu kamu ketahui. Bila kamu membutuhkan bantuan untuk mengatasi masalah di perusahaan kamu?  Semua itu bisa kamu dapatkan dengan mengikuti training and development program di Focus Improvement. Hubungi kami melalui telepon ke 0818-8188-99919 atau 0878-4169-6118 untuk mendapatkan saran program pengembangan bisnis & pelatihan karyawan sesuai kebutuhan organisasimu.