Motivasi dalam bekerja dapat diartikan sebagai semangat dan kekuatan yang dimiliki dalam melakukan sebuah pekerjaan. Sebagian besar orang ketika baru mendapat pekerjaan baru akan sangat bersemangat dan tampil dengan baik di awal kariernya. Namun, beberapa tahun kemudian, kegembiraan itu pun memudar.

Berikut kami buatkan beberapa ciri-ciri penurunan motivasi kerja pada seseorang. Yuk simak!

  1. Bingung memulai pekerjaan

Perasaan jenuh dan stres yang muncul membuat pekerjaan terasa seperti beban. Pikiran menjadi sulit untuk berkonsentrasi. Hal itulah yang menyebabkan kebingungan saat ingin memulai pekerjaan dan membuatnya menjadi menumpuk.

  1. Berfikir pesimis

Pikiran pesimis akan dialami oleh setiap orang. Terlalu percaya dengan rasa pesimis yang muncul akan menunda keberhasilan dalam bekerja.

  1. Melepaskan diri

Ketika mulai kehilangan minat, karyawan akan berhenti terlibat. Mereka cenderung terlambat masuk kerja atau sering izin sakit. Anda perlu berbicara dan memberikan tugas baru agar mereka kembali terinspirasi.

  1. Kehilangan minat mengembangkan diri

Orang yang masih bersemangat dalam karier pasti terus mengikuti berita terbaru, tren industri, penemuan, dan teknologi. Mereka ingin memperbaiki diri dan belajar. Sebagai pemimpin, kamu harus jeli melihat kebiasaan para anggota tim. Apakah mereka menghadiri konferensi, berlatih, atau belajar hal baru? Apakah mereka memiliki akses untuk menemukan minatnya?.

  1. Sering izin tanpa alasan yang jelas

Jika karyawan kehilangan motivasi secara dramatis tanpa adanya alasan, maka bisa Anda perhitungkan untuk tetap mempertahankan karyawan tersebut atau melepaskannya saja.

 

Demikian hal – hal mengenai ciri-ciri seseorang kehilangan motivasi bekerja yang perlu kamu ketahui.Bila kamu membutuhkan bantuan untuk mengatasi masalah di perusahaan kamu?  Semua itu bisa kamu dapatkan dengan mengikuti training and  development program di Focus Improvement. Hubungi kami melalui telepon ke 0818-8188-99919 atau 0878-4169-6118 untuk mendapatkan saran program pelatihan kepemimpinan sesuai kebutuhan organisasi Kamu.

Komunikasi bukan sekadar proses bertukar informasi. Kelancaran komunikasi di lingkungan kerja dapat membantu proses kerja itu sendiri, dan tentunya akan memberikan banyak manfaat bagi perusahaan. Kemampuan berkomunikasi yang baik juga dapat menjadi aset baik bagi perusahaan, maupun diri sendiri.

Berikut kami buatkan beberapa cara komunikasi yang baik di tempat kerja. Yuk simak!

 

  1. Flexibel saat berkomunikasi

Setiap orang memiliki karakter yang berbeda. Jadi, perbedaan karakter tersebut harus kamu pahami karena akan memengaruhimu dalam melakukan komunikasi yang efektif dengannya. Selalu siap sedia untuk diajak bicara atau bekerja. Menyediakan diri bagi pekerjaan akan menciptakan suasana kerja yang nyaman.

 

  1. Pendengar yang baik

Komunikasi yang baik tidak hanya tentang menyampaikan pesan dengan baik. Komunikasi juga berarti menjadi pendengar pesan yang baik. Hal ini akan membantu Kamu untuk mengerti orang lain dengan lebih jelas.. Ketika Kamu mengembangkan kemampuan untuk mendengar, kamu akan lebih mudah untuk berkomunikasi dengan orang lain. Selain itu, mendengar juga menciptakan keseimbangan antara Kamu dengan rekan kerja lainnya.

  1. Sampaikan pesan dengan efektif

Saat berkomunikasi, penyampaian pesan yang efektif juga sangat perlu diperhatikan agar lawan bicara bisa mengerti apa yang ingin kita sampaikan. Baik itu diucapkan secara langsung atau mengirim pesan lewat teks. Sebaiknya hindari berbicara atau mengirim pesan dengan bahasa yang berbelit-belit. Hal tersebut dapat membuat pesan yang hendak kamu sampaikan tidak mudah dimengerti oleh lawan bicara.

 

  1. Hati-hati dengan bahasa tubuh

Berkomunikasi bukan hanya dengan berbicara atau mendengarkan semata. Bahasa tubuh pun menjadi media dalam berkomunikasi.

Karena itu, jika kamu penasaran seperti apa cara komunikasi yang efektif sebaiknya pahami juga mengenai komunikasi nonverbal. Supaya komunikasi yang dilakukan bisa berjalan lancar, sebaiknya perhatikan juga bahasa tubuh yang digunakan. Di sisi lain dapat membuatmu terlihat lebih percaya diri sebaiknya jangan membungkuk saat berbicara. Selain itu, pertahankan kontak mata dengan lawan bicara.

 

  1. Berpikiran Terbuka

Jika Kamu tidak berpikiran terbuka saat berkomunikasi dengan orang lain, akan sulit untuk mendengarkan mereka. Tanpa pikiran yang terbuka, Kamu juga akan sulit untuk memahami pesan. Karena itu saat berkomunikasi dengan orang lain buanglah prasangka dan persepsi kamu. Misalnya terbukalah terhadap umpan balik terhadap dirimu.

 

Demikian hal – hal mengenai cara komunikasi yang baik di tempat kerja yang perlu kamu ketahui.Bila kamu membutuhkan bantuan untuk mengatasi masalah di perusahaan kamu?  Semua itu bisa kamu dapatkan dengan mengikuti training and  development program di Focus Improvement. Hubungi kami melalui telepon ke 0818-8188-99919 atau 0878-4169-6118 untuk mendapatkan saran program pelatihan kepemimpinan dan pengembangan karyawan sesuai kebutuhan organisasi Kamu.

 

 

Siapa sih yang menolak dikasih penghargaan atau hadiah saat pekerjaannya berhasil? Pastinya semua orang akan merasa dihargai apabila hasil pekerjaannya diakui. Lain halnya apabila seorang karyawan melakukan kesalahan, mereka harus bisa ditegur agar tidak mengulangi kesalahan yang sama pada kemudian hari. Itulah salah satu contoh kecil pengaruh reward dan punishment terhadap kinerja karyawan.

Berikut kami buatkan beberapa pengaruh penerapan reward and punishment dalam perusahaan. Yuk simak!

 

  • Pengaruh Reward

Reward memberikan banyak dampak positif terhadap kinerja karyawan, seperti:

  1. Meningkatkan Kebahagiaan Karyawan

Seperti yang dijelaskan di awal, semua orang pasti bahagia apabila hasil kerjanya diakui. Apalagi diberikan reward setelah melakukan pencapaian, kebahagiaan mereka pasti semakin meningkat. Nilai plusnya adalah kebahagiaan mereka pastinya akan berpengaruh pada kinerja kerja. Mereka akan termotivasi untuk memberikan yang terbaik bagi perusahaan karena prestasi mereka diakui.

  1. Meningkatkan Kepercayaan Kedua Belah Pihak

Dengan memberikan reward, kepercayaan yang dibangun oleh karyawan terhadap perusahaan semakin bertambah, sehingga mereka bisa setia dalam bekerja. Semakin besar kepercayaan karyawan, semakin besar pula kinerja yang diberikan untuk perusahaan. Alhasil, hasil kerjanya selalu berbuah baik hari demi hari.

  • Pengaruh Punishment

Punishment memang memberikan dampak yang tidak menyenangkan, namun bisa membantu meningkatkan kinerja karyawan. Ini adalah detail rinci pengaruh punishment terhadap kinerja karyawan:

 

  1. `Memperbaiki Kinerja Karyawan

Ketika memberikan punishment, jangan lakukan dengan tujuan untuk menghancurkan kinerja karyawan. Berikan punishment agar mereka bisa memperbaiki kinerja dan kesalahan yang diperbuat.

  1. Mendisiplinkan Perilaku Karyawan

Dengan punishment dapat membuat karyawan semakin disiplin dalam bekerja.

 

Demikian hal – hal mengenai pengaruh penerapan reward and punishment dalam perusahaan yang perlu kamu ketahui.Bila kamu membutuhkan bantuan untuk mengatasi masalah di perusahaan kamu?  Semua itu bisa kamu dapatkan dengan mengikuti training and  development program di Focus Improvement. Hubungi kami melalui telepon ke 0818-8188-99919 atau 0878-4169-6118 untuk mendapatkan saran program pelatihan kepemimpinan dan pengembangan karyawan sesuai kebutuhan organisasi Kamu.

Apresiasi kerja karyawan mungkin dirasa remeh bakan tidak penting, tetapi dari sisi lain tahukan kamu bahwa mengapa perlu sekali seorang pemimpin dan para top management memberikan apresiasi kepada bawahannya.

Berikut kami buatkan beberapa alasan utama mengapa mengapresiasi pegawai itu penting bahkan sangat perlu. Yuk simak!

 

  1. Apresiasi mampu menjadi faktor pendorong dan motivasi

Inilah alasan pertama mengapa apresiasi itu penting sekali untuk meningkatkan kinerja kayawan. Pasalnya, setiap karyawan yang diberikan apresiasi pasti mereka akan termotivasi lagi untuk memberikan kinerja yang lebih baik lagi dalam bekerja dan siap untuk mengejar target selanjutnya. Apresiasi bisa berupa ucapan, hadiah, tindakan, dan lainnya.

  1. Perasaan dihargai akan dimiliki para pekerja sehingga tercipta lingkungan kerja yang baik

Setiap orang pasti akan senang ketika dihargai. Sama halnya, ketika seorang karyawan yang kinerja kerjanya selalu dihargai oleh rekan kerja ataupun atasan. Dengan begitu, karyawan akan bekerja semaksimal mungkin dan pasti tidak akan bekerja dengan asal-asalan.

 

  1. Sebagai salah satu bentuk terima kasih

Apresiasi merupakan bentuk terima kasih. Ketika kamu sudah menjadi pemimpin di perusahaan, jangan segan-segan untuk memberikan apresiasi kepada karyawan, ya. Tanpa adanya mereka, belum tentu kamu bisa sukses memajukan usahamu sekarang ini.

 

  1. Sebuah apresiasi tidak akan membuat seorang pemimpin turun wibawanya

Banyak pemimpin yang masih takut kehilangan wibawa di depan hadapan karyawannya jika memberikan apresiasi dalam bentuk apapun. Kamu tak perlu khawatir, sebab pemimpin yang baik itu akan selalu memberikan yang terbaik untuk karyawannya. Salah satunya bentuk apresiasi.

 

  1. Apresiasi justru membuat seorang pemimpin menjadi pemimpi sejati

Pemimpin sejati adalah pemimpin yang bisa memberikan apresiasi dan pujian atas kerja keras dan kerja cerdas karyawannya yang sudah bekerja dengan baik. Selain itu, pemimpin sejati tidak pernah menganggap orang yang dipimpinnya sebagai bawahan yang harus terus ditekan tanpa diberikan apresiasi apapun.

 

Demikian hal – hal mengenai alasan pentingnya apresiasi kinerja karyawan yang perlu kamu ketahui.Bila kamu membutuhkan bantuan untuk mengatasi masalah di perusahaan kamu?  Semua itu bisa kamu dapatkan dengan mengikuti training and  development program di Focus Improvement. Hubungi kami melalui telepon ke 0818-8188-99919 atau 0878-4169-6118 untuk mendapatkan saran program pelatihan kepemimpinan dan pengembangan karyawan sesuai kebutuhan organisasi Kamu.

Setiap perusahaan tentunya menginginkan karyawannya betah di perushaannya. Hal ini tentunya bukan hal simple yang mana setiap perusahaan memiliki kebijakan dalam menjaga karyawannya serta berusaha untuk menghindari terjadinya turnover karyawan. Berikut kita ulas 3 benefit utama yang membuat karyawan betah di perusahaanmu.

 

  1. Gaji dan Tunjangan yang sesuai

Setiap karyawan mengharapkan gaji dan tunjangan yang sesuai atas pekerjaannya. Hal ini yang harus benar – benar diperhatikan perusahaan.

  1. Lingkungan yang nyaman

Setiap karyawan sangat mengharapkan lingkungan kerja yang nyaman yang jauh dari ragam masalah atau tekanan yang dirasa tidak ada hubungannya dengan pekerjaan, baik dari perusahaannya maupun rekan kerjanya.

  1. Fasilitas yang memadai

Bagaimana karyawan dapat bekerja dengan nyaman dan bersemangat, sedangkan fasilitas perusahaan sangat jauh dari kata nyaman dan sesuai. Misalnya, sanitasi, tempat ibadah, akses komunikasi dengan atasan. Hal tersebut merupakan contoh sederhana dari fasilitas yang semestinya dapat diperoleh setiap karyawan.

 

Demikian hal – hal mengenai hal – hal mengenai 3 benefit utama untuk membuat karyawanmu betah bekerja pada perusahaanmu. Bila kamu membutuhkan bantuan untuk mengatasi masalah di perusahaan kamu?  Semua itu bisa kamu dapatkan dengan mengikuti training and  development program di Focus Improvement. Hubungi kami melalui telepon ke 0818-8188-99919 atau 0878-4169-6118 untuk mendapatkan saran program pelatihan kepemimpinan & pengembangan karyawan sesuai kebutuhan organisasi Kamu.